Raja Garuda Emas, Perusahaan yang Membesarkan Nama Sukanto Tanoto

Raja Garuda Emas, atau biasa disebut dengan Royal Golden Eagle merupakan perusahaan lokal yang mencakup bidang industri kertas, pulp, perkebunan minyak sawit hingga pengembangan energi. Perusahaan ini dipimpin langsung oleh pengusaha bernama Sukanto Tanoto, warga Indonesia turunan Tionghoa yang berasal dari Medan, Sumatera Utara. Berawal dari pengembangan bisnis ayahnya yang sempat merosot, Sukanto Tanoto berhasil mengembangkan usaha yang telah dijalani selama bertahun-tahun hingga dirinya dinobatkan menjadi pengusaha sukses termuda di usia 26 tahun. Pria yang tahun ini genap berusia 58 tahun dikenal sebagai sosok yang pandai melihat peluang.

Salah satu keberhasilannya yang patut diacungi jempol adalah pendirian CV Pelita Karya yang berubah nama menjadi Raja Garuda Emas yang dinobatkan sebagai pionir industri kertas dan pulp sekaligus terbesar di Indonesia. Sebelumnya perusahaan hanya memasok kayu lapis yang sempat dikelola kurang baik oleh perusahaan asing. Berkat kegigihannya dalam mengembangkan industri yang dikelola, PT Raja Garuda Emas mendapat apresiasi penuh oleh Presiden RI kedua, Soeharto pada tahun 1970-an. Saat ini PT Raja Garuda Emas berlokasi di Singapura sebagai pembuka poros bisnis terbesar di Asia.

PT Raja Garuda Emas juga memiliki keuntungan yang sangat banyak dari keempat mitra bisnis yang sudah dibangun selama puluhan tahun. Dengan total 50.000 karyawan, Sukanto Tanoto berhasil meraup lebih dari 12 miliar dolar Amerika Serikat sehingga dirinya dinobatkan menjadi pengusaha terkaya ke-418 menurut majalah Forbes pada tahun 2012. Dengan jumlah karyawan sebanyak itu, Sukanto Tanoto telah menjalankan empat mitra bisnis yang terdiri dari APRIL Group yang mencakup perusahaan pembuat kertas dan pulp, Asian Agri and Apical sebagai industri pengembangan minyak kelapa sawit, Sateri yang merupakan perusahaan pengolahan serat selulosa dan Pacific Oil & Gas sebagai perusahaan pembangunan energi. Selain itu, hasil dari industri dari PT Raja Garuda Emas  telah diekspor ke beberapa negara seperti Brazil, Tiongkok, Singapura, dan sebagainya.

Saat ini Sukanto Tanoto memiliki istri dan empat orang anak. Bersama istrinya, Tinah Bingei Tanoto mendirikan Tanoto Foundation yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kecil di Indonesia. Program yang rutin dilaksanakan oleh Tanoto Foundation terdiri dari pemberian beasiswa untuk mahasiswa SMP hingga S2, pelatihan guru, pembangunan infrastruktur, dan sebagainya.

Sumber: Profil Sukanto Tanoto

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar